LOW PROFILE . Berawal dari kesabaran , sebuah
senyuman dan diam . Sebuah sikap special yang terlihat mungkin biasa saja tak
terasa namun sangat cantik di mata Tuhan dan orang-orang yang mengerti .
Kami . Kami adalah orang-orang yang mungkin di
pandang sebelah mata , entah mereka berfikir karena kami orang-orang yang tidak
terlalu eksis, terlalu pendiam atau mungkin lemah tapi apapun kata mereka ,
bagaimanapun mereka menjudge kami , satu hal yang kami tau “kami tak peduli”.
Terdengar sangar? Kurasa tidak , inilah kami orang yang menyadari adanya
ketidaksempurnaan , menyadari bahwa akan ada kesalahan bila kami bersuara jadi
diam lebih baik . Salah atau tidak itu terserah mereka , yang penting kami
merasa benar dan sama sekali tidak mengusik keberadaan mereka di dunia dengan
segala keeksisannya . Selalu tersenyum kepada siapapun , yang di benci yang di
sayang semuannya sama , mereka berhak bahagia karena mendapatkan sebuah
senyuman , kebahagiaan sesungguhnya diciptakan oleh diri sendiri bukan mereka .
Lawan?
Tentu saja kami menpunyai lawan , tetapi kata lawan disini hanya sebagai
prioritas semata bukan kebutuhan . Lawan kami adalah orang-orang yang terlihat
unggul diatas kami . Takut kalah , takut salah dan takut memalukan ada di benak
kami . Kami tau kami tidak seunggul mereka , kami hanya bisa bermain standar
namun satu hal yang lebih penting yang ternyata kami temukan disini yaitu kami
harus bermain dengan hati , hati nurani , tidak hanya otot . “ Tuhan , kami
hanya makhluk lemah tak berdaya tanpa cahayamu . Beri kami kekuatan untuk
melawan mereka . Kami tau tak mudah Tuhan , tapi kami akan berusaha , menang atau kalah terserah
Padamu , kami terima” . Kami hanya bisa berbicara dengan Tuhan , sang pencipta
pelukis yang agung . Calm down dan menerapkan semboyan “yah , memang beginilah
adanya” mungkin harus ada di dalam hati dan pikiran kami .
Di sana ada lawan kami . Terlihat pandai dan
kuat . Oh Tuhan kami mulai pesimis menghadapi semuanya . Mereka sangat kompak , banyak kelompok yang sudah
mereka taklukan dan itu adalah kelompok-kelompok yang menurut kami patut di
acungi jempol . Tersentak kami mendengar mereka “Ayo cepat! Kita tidak sabar
ingin menang! Apa kalian mau di WO?Cepat!” . Ahh sungguh perkataan yang semakin
membuat kami takut , sadar kami hanya mempunyai tameng kebersamaan.
Permainan di mulai , degdegan , waswas tapi
tetap tenang itu adalah perasaan kami . Yess kami unggul di permainan pertama .
Di tengah permainan mereka berkata “Hajar terus! Di antara mereka semua , hanya
satu orang saja yang bisa! Whuu!” . Apa? Jadi mereka pikir kami ini ciut? Kami
rasa kami semua bisa namun mereka salah arti , di antara kami ada yang bermain
luar biasa dan mungkin masih biasa . Ahh tidak, semuanya luar biasa, biar saja
masuk telinga kiri keluar telinga kanan . Kami tetap diam hanya sedikit
mengguman dalam hati namun tetap berusaha sabar dan fokus pada permainan . Okey
lihat permasalahannya , jangan serang orangnya .
Di awal permainan ke dua mereka unggul .
Mereka terus mengeluarkan pelecehan-pelecehan , celotehan yang sungguh
memusingkan kepala kami , tapi okey tetap fokus . Tak lama , luar biasa kami
bisa mengejar skor hingga kedudukan kini sama . Dua lagi ayo dua lagi kami
pasti bisa . Satu lagi dan KAMI MENANG!!! . Oh my God thankyou , we know you infinite
justice and know what is right
and wrong .
Sekarang kami tau . Mungkin mereka terlalu
yakin bahwa mereka akan menang sehingga mereka bersikap sombong dan terlalu
meremehkan sesuatu yang terlihat lebih di bawah keunggulan mereka . Padahal
kami tau mereka bisa , hanya ada satu hal penting yang hilang dalam diri mereka
yaitu kerendahan hati . So remain humble,
because a humility
will take you to a
perfection .
Hari selanjutnya kami mendapat
lawan yang berbeda . Entah bagaimana caranya agar kami menang lagi , dan tentu
saja kami ingin sekali menang . Harapan , harapan dan harapan . Tapi semuanya
berbeda , memang sebuah harapan kadang tidak sesuai dengan kenyataan , tapi tak
mengapa karena kami ingat pepatah kegagalan adalah awal dari keberhasilan ,
bisa di tebak kami kalah . Tentu saja kecewa , ingin menangis pasti , tapi lagi
lagi yasudahlah . Kami mengakui keunggulan lawan , kami bahagia karena bisa
bermain sportif dan kalah secara terhormat .
WITH LOVE NABELLA ALAMANDA, WITH LOVE EXTHRAC :)