“Pelangi...” seorang laki-laki memanggilku dari kejauhan . Aku menengoknya dan dia hanya tersenyum lalu tak lama pergi menuju parkiran , mungkin dia akan mengambil sepedah motornya karena pada saat itu sudah waktunya untuk pulang . Yah namaku adalah Pelangi . Aku kelas 1 SMA . Aku bersekolah di salah satu SMA favorit di kotaku .
Handphoneku menyala dan aku tau ada yang mengirimku sms , aku segera membukanya dan benar saja seseorang yang kunanti akhirnya mengirimkanku pesan yang bertuliskan “selamat malam” . Dengan bersemangat aku membalas smsnya sambil tersenyum sendiri .
Dia adalah Langit , yah teman-teman biasa memanggilnya begitu . Sebenarnya dia sangat ku kagumi , akupun tak tau entah kenapa . Dia sama sepertiku masih duduk di kelas 1 SMA dan bersekolah di sekolah yang sama juga denganku . Dialah yang tadi memanggilku saat pulang sekolah .
Aku membuka akun facebookku , Langit sangat rajin menyukai semua statusku dan akupun membalasnya dengan menyukai semua statusnya . Langit juga sering menulis status yang berisikan tentang kisah dia dengan orang yang dicintainya , aku selalu yakin dalam hati bahwa itu adalah aku tapi disisi lain aku juga tidak yakin karena Langit tidak hanya dekat denganku saja .
Setiap hari di handphoneku selalu ada pesan dari Langit, tidak ada 1 haripun terlewatkan . Aku merasa Langit menyukai aku dan karena itu rasa kagumku akhirnya berhasil dia tingkatkan menjadi rasa sayang . Entah apa yang terjadi dia telah membuatku begitu bergantung padanya . Sejam saja dia telat membalas smsku aku mulai sedih dan bimbang padahal itu tidak seharusnya aku lakukan .
Aku bercerita pada salah satu sahabatku dan dia mengatakan bahwa aku sekarang sedang kasmaran . Aku mulai bertanya dalam hati dan sepertinya memang benar .
Hari demi haripun berganti seiring berjalannya waktu . Aku dan Langit masih tetap dekat dan kita berdua sudah mulai berani untuk mengungkapkan perasaan sayang walaupun itu secara tidak langsung dan tidak disengaja . Aku tau dan sangat yakin Langit menyukaiku dan akupun begitu , terlihat dari sikapnya kepadaku . Aku senang dia begitu perhatian kepadaku tapi akupun merasa sedih kenapa sampai saat ini dia tidak benar-benar serius untuk mengatakan cinta padaku dan meminta aku jadi pacarnya .
Keragu-raguanku kini mulai mengisi kehidupanku . Terkadang aku berfikir aku ingin mendapatkan seseorang yang serius dan tidak menggantungkanku , tapi semaikin aku jauh dari Langit semakin aku tidak dapat membendung perasaan ini . Hanya imajinasi yang aku rasakan , imajinasi bahwa Langit seakan milikku tapi kenyataannya aku tidak memilikinya . Imajinasi hanyalah imajinasi .
Kenapa aku bertahan dengan imajinasi ini? Karena aku tau Langit adalah sosok yang memang aku idamkan dia mampu memberiku kebahagiaan setiap hari , dia juga bisa membuatku merasa terbang setiap hari , setiap aku dekat dengan Langit dan terus bersamanya aku tidak pernah kesepian .
Ketika itu kami pernah saling diam karena ada kesalah pahaman yang benar-benar tidak kami mengerti . Gayanya mengirim sms kepadaku berbeda , dia sedikit acuh kepadaku dan karena tidak mau kalah aku juga acuh padanya . Namun inilah cinta tidak akan berasa kalau tidak ada pahitnya .
Tidak lama Aku dan Langit kembali seperti biasanya , dia perhatian kepadaku , bersikap manis , dan juga dia orang sangat romantis . Ada yang mengganjal dihatiku apalagi kalau bukan aku ingin sekali berkata padanya dengan keras WHEN YOU TELL ME THAT YOU LOVE ME .
Kami sudah lama dekat dan bisa di bilang akrab . Tapi satu hal yang sampai saat ini belum aku mengerti yaitu bila aku bertemu langsung dengan Langit apalagi saling menatap aku selalu bingung harus melakukan apa . Aku takut bila aku mengatakan sesuatu aku akan salah . Aku tidak bisa menahan rasa salah tingkahku di depannya . Dagdigdug hanya itu yang bisa aku rasakan .
Langit pernah beberapa kali memintaku untuk pulang bersama sewaktu pulang sekolah , namun tololnya aku , aku selalu menolak . Sebenarnya aku sangat ingin sekali , tapi aku bingung , jujur baru pertama kali aku merasakan hal yang seperti ini . Aku takut waktu sampai dirumah ibu dan ayahku bertanya dan pastinya aku malu sekali . Boleh dibilang aku adalah orang yang ketinggalan sekali dalam masalah berpacaran , aku belum berani berpacaran , sama sekali belum .
Kami memang sering bersms tapi kami belum pernah bertelepon . Langit pernah meminta tapi aku menolak , sudah ku duga aku tak mampu melakukan hal yang seperti itu , nyaliku terlalu ciut untuk orang yang sedang jatuh cinta .
Aku adalah tipe orang yang biasa menghabiskan waktu di rumah kecuali bersekolah . Aku juga tidak pernah bertelponan dengan laki-laki apalagi jalan bersama . Aku tidak bisa melakukannya , mungkin semua orang bilang masa SMA adalah masanya berpacaran dan cinta-cintaan tapi berbeda denganku aku hanya bisa merasakan cinta namun tak mampu mengutarakannya .
Aku selalu berharap Langit mengerti dengan keadaanku walaupun aku tidak pernah mengetahuinya . Aku takut Arach jenuh dan berpaling dariku .
Langit jarang membalas smsku , Langit sudah tak perhatian denganku . Dari situ aku merasa Langit bosan dengan keadaan yang seperti ini tanpa ada kepastian . Karena perubahan sikap Langit aku bertekad untuk merubah segala sesuatu tentang hidupku dengan alasan adanya kehadiran Langit. Tapi memang hidup tidak pernah adil .
Aku melihat akun facebook Langit, dari semua statusnya aku tau dia sedang dekat lagi dengan perempuan lain dan tentu saja aku mengetahui siapa perempuan itu . Dia adalah kakak kelasku . Aku hanya bisa diam karena akupun tau aku bukan siapa-siapa .
Benar saja sehari selanjutnya Langit memproklamasikan di akun facebooknya bahwa ia berpacaran dengan kakak kelas itu . Aku tersentak , air mata mengalir , kudengarkan lagu M2M – The Day You Went Away
Did I lose my love to someone better
And does she love you like I do, I do
You know i really really do
Well hey, so much I need to say
Been lonely since the day
The day you went away
So sad but true, for me there's only you
Been crying since the day
The day you went away
And does she love you like I do, I do
You know i really really do
Well hey, so much I need to say
Been lonely since the day
The day you went away
So sad but true, for me there's only you
Been crying since the day
The day you went away
Aku sedih , aku merasa terpuruk , dan aku berpikir bahwa memang LOVE IS SHIT AND DOES NOT EXIST FOR ME . Dia buat aku melayang tinggi tapi dia juga yang menjatuhkanku . move on move on !! aku hanya bisa berkata move on dalam hati tanpa bisa aku tunjukan padanya . Aku bersikeras untuk melupakannya tapi sulit , sulit sekali .
Satu tahun berlalu , aku menunggunya yah aku menunggunya kira-kira selama itu . Sekarang aku sudah kelas 2 SMA . Aku sudah bisa berpikir dewasa , aku tau keterpurukan hanya akan membuat seseorang semakin sulit untuk bernyanyi tentang indahnya hidup . Kini senja telah berlalu . Dahulu adalah dahulu , sekarang adalah sekarang . Tak mau lagi , aku tak mau lagi .
Terimakasih untuk lagunya
TOMPI – AKU JATUH CINTA
KILLING ME INSIDE – TANPA DIRIMU
ROCKET ROCKER – HARI UNTUKMU
ENDAH AND RHESA – WHEN YOU LOVE SOMEONE
Terimakasih sudah menjadi bagian yang terindah dan paling berharga dalam hidupku selam satu tahun ini . Tetap jadi yang terindah meski bukan untukku lagi (untuk yang terindah)
GOODBYE LULLABY

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.