SEBUAH CORETAN UNTUK MEREKA YANG TELAH MEMBERI WARNA DI HIDUPKU. SETIAP CERITA PUNYA RUANG TERSENDIRI DI DALAM HATI. KEEP TELLING ABOUT YOUR LIFE :)

Kamis, 17 November 2011

MENUNGGU



“Disini aku sudah biasa menunggu , menunggu bulan bersinar terang bersama bintang , aku selalu ingin melihat mereka bersatu padu saling melengkapi di saat malam tiba”

Wulan , itulah namaku . Aku kelas 1 SMA . Teman-teman disekitarku selalu bertanya-tanya kepadaku “kenapa kamu suka sekali dengan menunggu?” , “apa kamu tidak sakit hati harus terus menunggu?” , “menunggu bukan hal yang asik Wulan!” . Itulah yang setiap hari mereka tanyakan kepadaku , mereka selalu tidak setuju kalau aku menyukai “menunggu” . Tapi kenapa? Aku pikir menunggu itu berarti setia , menunggu berarti berharap sesuatu yang tidak kunjung datang atau mungkin menunggu itu terus berusaha agar sesuatu yang tidak kunjung datang itu hadir di kehidupan kita . Aku tak perduli dengan apa arti dari kata menunggu tapi yang aku tau adalah arti tentang kesetiaan . Yah itu menurutku .

Teman-temanku juga selalu memprotes karena aku terlalu memilih dalam sesuatu hal yang mereka bilang itu “cinta” . Aku bukan memilih tapi mungkin lebih jelasnya aku mencari seseorang yang benar-benar sehati denganku dan mengajarkanku bagaimana arti dari “cinta” itu .

Aku dekat dengan banyak laki-laki tapi aku tak berniat untuk menjadikan salah satu dari mereka pacar , entah kenapa aku begitu malas berpacaran tapi aku sangat senang menunggu . Aku seakan memberi harapan kepada mereka tapi aku juga yang mamutuskan harapan mereka , dan akhirnya selalu aku yang menangis .  Dia yang mencintaiku selalu tak bisa mencintai kekuranganku , aku merasa tidak nyaman .

Aku adalah anak rumahan yang kurang begitu menyukai berjalan-jalan diluar , nongkrong , malam mingguan ataupun hal yang menurutku memunculkan banyak perhatian . Aku juga tidak suka kalau ada laki-laki datang kerumahku untuk hal yang tidak penting , bukan karena orang tuaku melarang tapi aku belum siap untuk melakukan semuanya .

Sebenarnya setiap temanku sms.an atau telponan bersama pacar atau gebetan mereka aku tidak munafik aku betul-betul iri . Setiap mereka bercerita tentang masalahnya bersama pacarnya aku selau bisa memberi solusi seakan aku sudah sangat berpengalaman dalam masalah cinta tapi kenyataannya “nol besar” .

Aku mengenal seorang lelaki dia adalah Lintang dia baik padaku dan kami sudah cukup lama saling mengenal . Jujur aku menaruh perasaan kepadanya terbukti aku bersemangat menerima sms.nya telpon.nya dan hal lain yang menyangkut tentangnya . Aku menyukainya benar-benar menyukainya , tapi aku adalah tipe orang yang gengsi aku tidak mau bila aku harus yang pertama mengatakan cinta padanya . Dia memperlakukanku lebih dari seorang teman atau mungkin ini hanya perasaanku saja .

Aku tidak berani bercerita mengenai kisah cintaku kepada orang lain aku hanya mempercayakannya kepada orang-orang tertentu saja yang bisa menjaga dan memberi solusi tentang semua masalahku , tidak hanya sekedar mendengarkan dan asal tau saja .

Ketika aku telah mantap dengan Lintang , tiba-tiba saja seseorang datang ke dalam hidupku dia mencoba untuk mengenali duniaku . Dari situ aku bingung , aku tidak mau menghancurkan harapannya tapi aku juga tidak yakin aku mencintainya .

Setiap malam sebelum aku tidur aku sangat senang mendengarkan lagu-lagu galau , mungkin lebih mencerminkan perasaanku saat ini . Aku tidak menikmati perasaan ini karena aku sama sekali hanya ingin mempunyai satu pujaan hati , seperti yang aku katakan ini tentang arti kesetiaan .

Aku akhirnya menentukan pilihanku aku memilih Lintang karena aku rasa dia yang terbaik . Aku mengacuhkan semua pria yang datang padaku . Seperti aku tidak pernah membalas sms dari laki-laki yang sedang berusaha mengejarku karena aku hanya ingin setia pada Lintang . Memang aku bukan pacarrnya aku belum menjadi sosok yang benar-benar menyatakan bahwa aku adalah miliknya . Setiap hari aku selalu bertanya-tanya “sedang apa dia” “bersama siapa” “ingat tidak padaku” , yahhh hari-hariku dipenuhi dengan kegalauan .

“Malam sunyi kuimpikanmu kulukiskan kita bersama namun slalu aku aku bertanya adakah aku dimimpimu dihatiku tertulis namamu cinta rindu beradu satu namun slalu aku bertanya adakah aku dihatimu” . Itulah lirik dari lagu Sherina yang bejudul Simfoni Hitam , aku tak pernah bosan mendengarnya dan aku juga tidak pernah bosan menangis saat kudengarkan lagu itu .

Beberapa hari kemudian kudengar Lintang menyukai orang lain dan itu ketika aku sedang menjalani ujian kenaikan kelas . Rasanya seperti ketika akan menyebrang ada mobil yang menabrakku dan aku mati . Tidak ada kabar darinya , oh ya dia sudah bahagia bersama orang lain . Aku mengerti , sangat mengerti .

Ketika jam istirahat aku bercerita pada temanku dan tidak ku sadari air mataku menetes . Aku tidak ingin menangis pada saat itu karena aku tau masih ada 1 pelajaran lagi . Tapi ini terlanjur terjadi .

Dari hari ke hari aku yakin ini “cinta yang bertepuk sebelah tangan” . Aku sama sekali tidak menanyakan tentang gosip itu karena aku tidak berani , aku bukan siapa-siapanya .

Di kenaikan kelas aku menerima sms darinya dan dari situ kami kembali dekat seperti layaknya sepasang kekasih . Dia selalu menemaniku dari aku terbangun sampai aku tertidur kembali .

Pada malam itu aku bertanya padanya melalui sms
 “siapa pacarmu sekarang?”
aku tidak punya pacar , karena aku sedang menunggu seseorang” jawabnya
“siapa?” kataku penasaran
“dia sedang sms.an denganku!” jawabnya
“benarkah?siapa memangnya?” aku semakin penasaran dalam hati aku sangat berharap bahwa itu aku tapi mungkin bukan aku ,” tidak tidak itu bukan aku” aku menyadarkan diriku dalam hati .

Dia lama sekali membalas smsku , apa mungkin dia tau aku menyukainya dan dia tidak ingin menyakitiku? . Tiba-tiba semua terjawab ketika dia membalas sms.ku dan berisikan kata “KAMU!!” . Dari situ aku tersenyum bahagia namun air mataku menetes . Air mata kali ini adalah air mata bahagia .

Lalu aku kembali membalas sms.nya
“aku menunggumu sudah sejak lama” itulah kalimat yang aku kirim padanya
“Aku juga menantimu sudah sejak lama seperti lagu NIKITA WILLY! Kamu tau? Mengertilahhh!! Hahahaha” dia balas smsku dengan sifat humornya .
“Hahaha apa benar? Kenapa baru sekarang? Kamu tau lagu VIERRA yang berjudul TERLALU LAMA? Setiap hari aku mendengar lagu itu! Haha” aku balas dia dengan humorku juga .
“sudahlah!! I JUST WANNA SAY I LOVE YOU!” katanya .
“I JUST WANNA SAY I LOVE YOU TOO” kataku sambil tersenyum .

Hari itu sangat indah bagiku dan untuknya . Kulihat Bulan dan Bintang bersinar terang di kegelapan malam , mereka bersatu padu seperti aku dan dia .

“JANGAN TERLALU MEMILIH DALAM CINTA YANG PENTING SAMPAI TUJUAN YAITU BAHAGIA” itu salah satu kutipan darinya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.